
http://indonesiasketchers.blogspot.com/2009/11/landmarks-of-jakarta.html">Disini
Jakarta,
Lalu, diapun memulai
Berjalan menelusuri pepohonan dalam bentuk batu
Menitik, merintih keringat yang selalu berada kembali
Meracau dalam kisah kehidupan yang [meng]abu
Lalu, kembali diapun memulai
Melangkah saat bersama jalan yang [ber]abu
Bersama gerombolan manusia yang haus akan materi
Inikah sebuah kisah usang?
Inikah perjalanan seorang manusia dalam proses yang berjuang?
Inikah pertanda jejak yang jalang?
Berjalan teronta dalam sebuah pencarian
Manusia, Bagai laut yang menghemas batu karang
Deras, keras dalam hempasan yang ditemani angin
Tidak hanya nikmatnya angin dalam derasnya yang deru
Mentari pun terkadang menjadi lawan
Untuk kita dapat saling mengerti
Bahwa Jakarta selalu memberi energi dalam langkah yang parau
Mentari pun menjadi kawan
Dari sebuah awal pengharapan
Memulai sebuah perjalanan
Untuk, Jakarta yang tidak pernah diam
Pramoe Mirza
bekasi, 27.07.2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar