Senin, 24 Oktober 2011

Cerita pagi



Di hadapan pintu rumah, ingin ku ceritakan cerita pagi.

Bekasi, sentuhan kecil pagi yang cerah dengan matahari yang memancarkan cahayanya.

Menyinari, mencumbui setiap sisi tanah yang membentang luas.

Angin pun hadir melengkapi pagi yang ceria ini.

Bekasi, Mengabarkan cerita pagi dari aktifitas masyarakat yang ingin menyambung kehidupannya

Mencari setiap peluang untuk menggantikannya dengan sekeping rupiah.

Bekasi, mengabarkan cerita pagi dengan sentuhan kecil pagi yang cerah

Dari seorang anak yang bermimpi untuk menyambung hidupnya.

Duduk di hadapan mobil dan bernyanyi, melantunkan melodi dalam syahdu dengan jenaka.

Melengkapi kesendirinya dengan menatap kendaraan yang mulai melengkapi aktifitas disetiap jalan berdebu

Bekasi, Mengabarkan cerita pagi

Kota dengan pengaruh budaya yang beragam.

Menuntut semua orang untuk selalu beradaptasi, melengkapi hidupnya dengan berbudayanya.

Misi yang dibawa ialah menyambung kehidupan dengan keterbatas waktu dan ruang

Bekasi, sentuhan kecil pagi yang cerah

Selalu melahirkan impian

Cerita sorang ibu terhadap ku tentang rumah bersalin, yang selalu banyak melahirkan anak : tentang sebuah cerita, sebuah masa depan maupun tentang optimisme kehidupan kelak.

Menafikan dirinya untuk selalu bergerak hingga waktu yang tidak disadarinya.

Itulah cerita pagi

Bergerak dan selalu bergerak

Mencapai sebuah impian mencari setiap kesempatan

Bekasi, sentuhan kecil pagi yang cerah

Bekasi, 24-10-2011

09.00 WIB

Pramoe Mirza

Tidak ada komentar: